Nama : Neng Astri Azizah Ramadhani
Nim : (1126000096)
Semester : 1 / C
Tugas : UTS
JAWABAN
1. a. Si
tukang cukur mengatakan kepada si kakek tua bahwa ia tidak mempercayai adanya
tuhan itu tandanya ia tidak beraqidah atau tidak beriman. Si tukang cukur
berpendapat mana mungkin tuhan ada, jika di dunia ini masih ada orang yang
menderita, bodoh dan miskin. Dan si kakek mendapat ispirasi untuk menyanggah
pendapat si tukang cukur ketika ia melihat seorang pemuda yang lewat di sebrang
jalan dengan rambut gondrong, panjang dan semerawut. Kakek itu membaw pemuda
itu menghadap tukang cukur lalu si kakek berkata bahwa sikakek tidak percaya
ada tukang cukur Jika melihat masih ada orang yang berambut panjang. Itu
artinya tuhan menciptakan manusia di dunia ini tidak dengan kemampuan dan
potensi yang sama. Manusia diciptakan dengan beraneka ragam potensi, skill dsb
agar manusia dapat melakukan gotong-royong, saling membantu dan agar supaya
manusia berfikir. Jika semua manusia diberikan potensi yang sama mungkin dunia
ini tidak akan harmonis. Manusia tidak akan saling membutuhkan dan akhirnya
tidak akan terjadi sosialisasi. Mungkin bisa dibayangkan jika manusia tidak
saling membutuhkan. Tidak akan terjadi sebuah jalinan pertemanan, persaudaraan
atau bahkan pasangan hidup. Manusia akan benar-benar hidup sendiri. Tuhan
mentakdirkan seseorang bodoh, miskin dan menderita itu adalah sebuah pertanda
dari tuhan bahwa kita harus berusaha mencari ilmu pengetahuan agar tidak bodoh,
kita harus mencari harta dengan ilmu agar tidak miskin dan kita harus mencari
kebahagiaan dengan ilmu dan harta agar tidak menderita. Tuhan mencipatakan
dinamika kehidupan yang beraneka ragam supaya hidup manusia tentram dan
harmonis dengan saling menutupi kekurangan dengan kelebihan yang di miliki.
b. kita dapat kaji cerita diatas. Allah
menciptakan manusia dengan berbagai macam potensi itu adalah tanda kasih sayang
Allah. Dengan membuat sorang bodoh, itu tandanya seorang itu harus berusaha dan
belajar dengan begitu Allah memberikan sebuah pelajaran untuk berusaha, yaitu
berusaha mencari ilmu. Allah membuat seorang miskin itu semua karna Allah ingin
memberi pelajaran bagaimana supaya berusaha mencari harta tentu saja harus
dengan ilmu. Sebenarnya Allah memang maha baik, setiap potensi yang kurang baik
Allah selalu memberikan jalan keluarnya.
c. potensi yang beraneka ragam yang diberikan
allah kepada manusia selalu ada jalan keluarnya dengan ikhtiar dan tekad yang
kuat. Tentu saja dibarengi dengan doa. Agar potensi kita berkembang dengan
baik.
2. a. Dalam Al Qur’an Surat 50 (Al Qaaf) Ayat 16 disebutkan: “wa laqad khalaqnaa insaana wana’lamu maa
tuwaswisu nafsuhu wanahnu aqrabu ilayhi minhablil wariyd”. Yang Artinya : “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa
yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat
lehernya”
Dari cerita itu kita dapat lihat bahwa si
ikan tenggiri bertanya “apakah benar kita ini hidup diair?” ikan tenggiri tidak
menyadari bahwa ia selama ini hidup di air karena ia begitu dekat dengan air.
Begitupun dengan Allah lebih dekat dengan urat nadi kita sendiri kita tidak
bisa melihat Allah karena ia begitu dekat denagn kita. Kita hanya bisa
merasakan keberadaan-Nya dengan mentafakuri semua yang telah ia ciptakan dan ia
berikan untuk kita.
b. Kita harus beriman kepada malaikat, ia
ada. Dalam kehidupan sehari-hari kita harus berbuat baik karena semua perbuatan
kita akan di catat oleh malaikat pencatat amal kebaikan dan keburukan. Walaupun
kita tidak melihatnya dan tidak menyadari keberadaanya, tetapi sesungguhnya
mereka ada, melihat kita dan mencatat amal baik dan buruk kita.
c. berada pada tingkatan yakin, ainul yakin
dan hakkul yakin. Dimana seseorang telah yakin tentang keberadaan tuhan
sehingga ia tidak mempertanyakan lagi adakah tuhan dan dimanakah tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar