Kamis, 06 Desember 2012

UTS Aqidah Tauhid


Nama                    : Neng Astri Azizah Ramadhani
Nim                       :  (1126000096)
Semester             : 1 / C
Tugas                     : UTS
JAWABAN
1.        a. Si tukang cukur mengatakan kepada si kakek tua bahwa ia tidak mempercayai adanya tuhan itu tandanya ia tidak beraqidah atau tidak beriman. Si tukang cukur berpendapat mana mungkin tuhan ada, jika di dunia ini masih ada orang yang menderita, bodoh dan miskin. Dan si kakek mendapat ispirasi untuk menyanggah pendapat si tukang cukur ketika ia melihat seorang pemuda yang lewat di sebrang jalan dengan rambut gondrong, panjang dan semerawut. Kakek itu membaw pemuda itu menghadap tukang cukur lalu si kakek berkata bahwa sikakek tidak percaya ada tukang cukur Jika melihat masih ada orang yang berambut panjang. Itu artinya tuhan menciptakan manusia di dunia ini tidak dengan kemampuan dan potensi yang sama. Manusia diciptakan dengan beraneka ragam potensi, skill dsb agar manusia dapat melakukan gotong-royong, saling membantu dan agar supaya manusia berfikir. Jika semua manusia diberikan potensi yang sama mungkin dunia ini tidak akan harmonis. Manusia tidak akan saling membutuhkan dan akhirnya tidak akan terjadi sosialisasi. Mungkin bisa dibayangkan jika manusia tidak saling membutuhkan. Tidak akan terjadi sebuah jalinan pertemanan, persaudaraan atau bahkan pasangan hidup. Manusia akan benar-benar hidup sendiri. Tuhan mentakdirkan seseorang bodoh, miskin dan menderita itu adalah sebuah pertanda dari tuhan bahwa kita harus berusaha mencari ilmu pengetahuan agar tidak bodoh, kita harus mencari harta dengan ilmu agar tidak miskin dan kita harus mencari kebahagiaan dengan ilmu dan harta agar tidak menderita. Tuhan mencipatakan dinamika kehidupan yang beraneka ragam supaya hidup manusia tentram dan harmonis dengan saling menutupi kekurangan dengan kelebihan yang di miliki.

b. kita dapat kaji cerita diatas. Allah menciptakan manusia dengan berbagai macam potensi itu adalah tanda kasih sayang Allah. Dengan membuat sorang bodoh, itu tandanya seorang itu harus berusaha dan belajar dengan begitu Allah memberikan sebuah pelajaran untuk berusaha, yaitu berusaha mencari ilmu. Allah membuat seorang miskin itu semua karna Allah ingin memberi pelajaran bagaimana supaya berusaha mencari harta tentu saja harus dengan ilmu. Sebenarnya Allah memang maha baik, setiap potensi yang kurang baik Allah selalu memberikan jalan keluarnya.

c. potensi yang beraneka ragam yang diberikan allah kepada manusia selalu ada jalan keluarnya dengan ikhtiar dan tekad yang kuat. Tentu saja dibarengi dengan doa. Agar potensi kita berkembang dengan baik.

2.       a. Dalam Al Qur’an Surat 50 (Al Qaaf) Ayat 16 disebutkan: “wa laqad khalaqnaa insaana wana’lamu maa tuwaswisu nafsuhu wanahnu aqrabu ilayhi minhablil wariyd”. Yang Artinya : “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya”
Dari cerita itu kita dapat lihat bahwa si ikan tenggiri bertanya “apakah benar kita ini hidup diair?” ikan tenggiri tidak menyadari bahwa ia selama ini hidup di air karena ia begitu dekat dengan air. Begitupun dengan Allah lebih dekat dengan urat nadi kita sendiri kita tidak bisa melihat Allah karena ia begitu dekat denagn kita. Kita hanya bisa merasakan keberadaan-Nya dengan mentafakuri semua yang telah ia ciptakan dan ia berikan untuk kita.

b. Kita harus beriman kepada malaikat, ia ada. Dalam kehidupan sehari-hari kita harus berbuat baik karena semua perbuatan kita akan di catat oleh malaikat pencatat amal kebaikan dan keburukan. Walaupun kita tidak melihatnya dan tidak menyadari keberadaanya, tetapi sesungguhnya mereka ada, melihat kita dan mencatat amal baik dan buruk kita.

c. berada pada tingkatan yakin, ainul yakin dan hakkul yakin. Dimana seseorang telah yakin tentang keberadaan tuhan sehingga ia tidak mempertanyakan lagi adakah tuhan dan dimanakah tuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar